Impresi Ban Fdr Flemmo


Beberapa waktu lalu, bjr posting artikel tentang upgrade tampilan jupiter mx, dan di tulisan tersebut bjr juga menuliskan bahwq si mx pakai ban flemmo, dan berhubung masih nyambung bagaiamana impresi ban fdr flemmo, yusps langsung saja cekidot.

Harga ban ini sebenarnya tidak bjr ketahui persis harganya, karena ban ini bjr beli di temen bjr yang tidak jadi dipakai, karena terlalu besar, kondisi waktu bjr beli hanya buka bungkusnya doang belum dipakai ngaspal. Kebetulan saat it memang bjr niat upgrade ban ke ukuran standar pabrikan dimana buritan mengadopsi ban ukuran 275, lah kebetulan juga ukuran ban fdr femmo yang dilego 80/90, jadi ya langsung tebus, tentu dengan harga konco (pertemanan), untuk pasti harganya cek di toko aja ya hehehe.

Motor Bermerk Adalah Jaminan, Benarkah ?

Menyoal beberapa hal yang terjadi di dunia otomotif khususnya roda dua tanah air, berawal dari obrolan dengan konsumen salah satu pabrikan yang tidak begitu dikenal di Indonesia, konsumen yang sekaligus teman bjr ini memiliki beberapa alasan mengapa ia memilih brand motor tersebut, meski pemain baru akan tetapi menurutnya motornya mempunyai value yang tidak dimiliki pabrikan yang sudah lama berkecimpung di Indonesia. Berangkat dari hal tersebut bjr kemas dalam artikel analisis berikut.


Anda makan merk atau produk
Bukan hal baru kan, akan tetapi tetap saja menarik untuk dibicarakan sampai saat ini. Tentu saja dalam hal ini berkaitan dengah motor. Bosen kan, tapi bjr tidak. Seperti yang telah diketahui bahwa ada 4 pabrikan yang sudah punya nama di jagat permotoran tanah air, ada honda yang setia dengan mesin 4 langkahnya bisa dibilang pelopor, dan salah satu pabrikan yang paling laris, kue pangsa pasar ahm mencapai 70% lebih. Lalu ada yamaha yang selalu nomer 2 yanh saat ini masih digdaya di segmen sport, kemudian suzuki dengan jago ayamnya yaitu satria, kemudian kawasaki yang saat ini pasarnya lebih segmented. Pabrikan lain ada tvs, minerva dan merk lain.

Menyoal Cepatnya Upgrade Cbr

Cbr atau k45 sebentar lagi akan menjadi old cbr, mengikuti jejak cbr thailand, kata old memang merujuk pada hal yang ( lama). Memang sebenarnya setiap 2 sampai 3 tahun pabrikan akan memfacelift produknya meski secara minor atau istilahnya tipis tipis lah, semisal nvl yang difacelift menjadi nva dengan revisi dibagian headpamp dan penambahan undercowl sebagai aksesori tambahan.
Sebagaimana telah diberitakan jagat blogsphare otomotif (indomotoblog), sudah banyak gonjang ganjing all new cbr, disinyalir memang new cbr series akam diluncurkan tahun depam di pertengahan tahun, masih lama cuy, tapi nggak ada salahnya kan dibahas hehehe.

Biaya Perawatan Honda Verza


Punya motor pastinya ada ritual tertentu yang wajib dilakukan, yups perawatan, kalau pecinta motor sudah menjadi keharusan untuk memperhatikan motornya, dari segi perawatan rutin dilakukan, ya minimal ganti oli lah, hehehe

         Bukannya begitu juga brosis, minimal bagi bjr merawat motor adalah bagaimana motor tersebut tetap dalam kondisi prima ketika digunakan. Tentu ada beberapa hal yang patut diperhatikan dalam perawatan motor salah satunya tentu biaya, ya memang setiap motor memang berbeda biaya dalam perawatannya.

Kali ini bjr akan berbagi mengenai berapa sih biaya untuk merawat verza, oh iya brosis, kalau ditanya bulanan , atau semesteran (tiap 6 bulan) atau satu tahunan, atau mau yang lebih detail perawatan setiap berapa kilo meter yang ditempuh, 

Ganti Komstir Honda Verza

Umur motor verza bjr memang belum lama, baru 2 tahun lebih dikitlah, akan tetaoi km sudah 30 ribu km lebih. Motor yang sehari-hari buat riwa-riwi sekaligus buat touring tentu saja ada part yang sudah waktunya minta ganti.



Yap gejala komstir oblak sudah mendera pasca touring ke Jakarta lalu , awalnya bagian depan motor kurang nyaman, sir terasa berat di kecepatan rendah, memang jika dibuat ngacir tidak terasa, akan tetapi ketika riding santai tampak berat sebelah. Awalnya bjr pikir bearing velg depan pecah, akan tetapi setelah di cek normal-normal saja. Lalu bjr gelandang saja ke ahas, dan minta stel komstir .

Lampu Depan Honda Beat Mati

bit bit bit bit
Putus Brosis

Semenjak ada verza memang honda beat tunggangan bjr jadi jarang terpakai, memang sudah ada orang tua yang memakai sehari-hari, tapi ya tetep bjr yang njajanin kalau ada apa-apa , nasib-nasib :( . Ya ketika sedang capek-capeknya badan terutama di punggung dan disinyalir karena beban tas yang segede gaban. Alhasil tiap hari pp di jalanan Surabaya lumayan kerasa, terlebih macetnya tahu sendiri A Yani kalau pagi bagaimana, hehehe.

Bjr lalu memutuskan sesekali kembali naik bit/ beat , nah ini nih enaknya naik bit tinggal tas taruh depan, dan yap punggung free tanpa beban, alhasil badan pun rileks, meski memang motornya terlalu imut, ya kaki nekuk sana-sini. Dan di pagi yang lumayan macet tiba-tiba indikator dim nyala , padahal bjr gak ngedim, lalu menepi sebentar loalah lampu depan mati !. Dan setelah sedikit puk puk lampu nyala lagi tapi selang sebentar mati lagi, hingga memang bener-bener mati. Bjr terawang tu bohlam tidak ada yang putus. alhasil riding ke Surabaya tanpa lampu utama, jelasnya selip sana-sini tentu saja untuk menghindari polkis, hehehe.

Menyegarkan Tampilan Jupiter Mx 135

Hai brosis,


Mungkin selama ini brosis sudah bosan dengan trit yang membahas melulu mengenai verza, ya memang harap maklum karena verza kendaraan harian bjr, melewati aspal kota dan hutan beton di surabaya setiap harinya, tak kurang 50 km lebih dibuat jalan tiap harinya. Dan sudah pastinya bjr benar-benar pastikan kondisi verza seprima mungkin baik tampilan maupun peforma mesin bjr benar-benar rawat.
motor eksperimen, hehehe
Akan tetapi kondisi bertolak belakang dengan kondisi si mx, motor bjr jaman abege, yups kondisi mx bisa dikatakan menggenaskan. Kusam, kotor, berdebu, seakan menandakan motor ini tidak terawat. Dan timbul niat baik (ciyee) untuk memanasi ni motor, dan waktu bjr coba hidupkan , jegluk jegluk, alamak matot brosis, sempat was was, dan ternyata eng ing eng nggak ada bensinnya , wkwkwk.
Langsung ngacir beli bensin eceran, satu botol, terus coba oglek lagi , ternyata masih susah, dan setelah cek kabel kabel ternyata normal, mungkin bensin belum turun ke karbu.