Sparepart Motor Yang Sering Dipakai Non Orinya


Sparepart merupakan komponen yang mendukung cara kerja motor. Terdapat ratusan atau bahkan ribuan sparepart yang ada pada motor. Tentu saja guna motor berjalan secara maksimal diperlukan perawatan dalam setiap intervalnya.

Begitu juga sparepart yang juga mempunyai batas umur pemakaian, entah itu karena sudah memang tak layak pakai atau dibatasi limit. Kerap kali sebagai pengguna motor kita melakukan pergantian sparepart pada saat di rasa motor tidak bekerja secara maksimal.

Akan tetapi, ada loh beberapa part atau komponen/ sparepart motor yang acap kali menggunakan merk selain orisinil. Banyak faktor yang mempengaruhi seperti harga yang lebih murah, ketersediaan barang, dan kualitas yang lebih baik. Berikut beberapa sparepart tersebut.

Resep AHM Kuasai Pasar, Just Opinion


Bicara otomotif khususnya roda dua tentu tidak bisa mengesampingkan 2 pabrikan besar honda dan yamaha. Penguasa market share yang sejak dahulu cucuk-cucukan, sejak era mio sampai era beat, sampai era megapro sampai vixion, istilahnya keduanya rival abadi.

Akan tetapi saat ini lain cerita, berbeda dengan dahulu yang market sharenya beda-beda tipis lah, tapi sekarang berbeda brosis, ahm lebih mendominasi pasar. Angka 70% lebih adalah bukti kedigdayaan ahm, yamaha nggak sampai separohnya?.

Tapi jika dilihar-lihat di lapangan (bukan lapangan bola , hehehe). Bukan tanpa sebab ahm bisa berkuasa. Apa itu ? ya promosi, iklan tampak ahm lebih kreatif dan militan dibandingkan yamaha.

Perilaku Bikers Yang Menyebalkan

Halo brosis
pict by republika

Sebagai pengguna setia sepeda motor banyak perilaku di jalan yang bjr amati dan tangkap. Mulai dari perilaku yang menyebalkan baik itu berkaitan dengan hal teknis mengenai motornya maupun perilaku pengendara motor itu sendiri.

Kata Atittude merupakan perilaku jika dikalkulasikan sesuai nomor urud abjad maka akan ketemu jumlah 100. Tentu saja atittude setiap orang berbeda-beda, sederhananya baik menurut saya belum tentu sama menurut orang lain.

Akan tetapi sebagai bikers/ pengguna motor sudah sepatutnya atittude dalam berkendara itu dijaga, bjr sejak awal sampai saat ini sudah merasakan berbagai tingkah menyebalkan bikers, berikut listnya, tapi sebentar dulu ini sifatnya subjektif berdasarkan pengalaman yang bjr rasakan.

Pilih Paketan Internet atau Pilih Perdana

Halo Brosis

perdana internet
sisa2 yang tersisa selama setahun
Bicara soal internet, saat ini sudah beda dengan dahulu, kalau dulu tarif internet masih mahal-mahal, saat ini sudah berbeda tinggal pilih mau pakai internet yang mana.

Soal paketan internet ternyata ada yang lebih murah loh, ini juga yang bjr beli untuk internet yap, beli perdana saja, resiko ya harus gonta-ganti nomor, akan tetapi bagi bjr tidak masalah toh gadget yang buat internet terpisah dengan nomor yang buat sms dan telepon.

Ada beberapa poin penting, tapi sebenarnya alasan bjr pilih beli perdana internet ya lebih murah. Seperti contoh saat ini bjr pakai perdana internet xl dengan kuota 5g bisa di 3g maupun 4g dan 24 jam tanpa ada pembatasan kuota di setiap jamnya, harga ? bjr tebus cukup murah 45 ribu, aktif 2 bulanan.
khusus yang nggak mau ribet gonta-ganti nomor
Coba dah kalau mau beli paketan internet, tengok saja jika paketan di xl saja 45 ribu dapet kuota Cuma 2 gb itupun masih mahal 5 ribu. Lalu tengok tetangga sebelah yaitu im3 45 ribu Cuma dapat kuota 2 gb tapi dapat bonus 2 gb di jaringan 4g total 4gb, ternyata masih lebih mahal toh.

Kalau bjr lihat seberapa valuenya beli paketan data maupun perdana internet, jika perdana xl 5gb 45 ribu berarti nilai per kb nya tidak sampai 10 ribu kan ?.

Akan tetapi ada konsekuensi, yaitu tidak praktis harus gonta-ganti kartu, tapi sebenarnya tidak masalah jika memisahkan nomor primer dan sekunder buat internetan.

Bjr sendiri pun fleksibel saja, tidak harus pakai xl, yang penting murah dan valuenya dapet, tak heran dalam setahun saja sudah puluhan perdana internet bjr habiskan, hehehe. Ya itung-itung buat ni blog tetep ngepul nggak usah gengsi beli perdana internet.


Semoga berguna 

Coban Sewu, Wisata Air Terjun Indah di Malang

Halo Brosis


cobansewu


"Mudah lelah, gampang tersinggung, atau nggak semangat, mungkin brosis kurang piknik, hehehe"

Ada yang pernah mendengar coban sewu ? yup ini adalah air terjun (di jawa timur, air terjun= coban). Coban Sewu berada di wilayah kabupaten Malang, akan tetapi berbatasan langsung dengan kabupaten Lumajang.

Setelah minggu ke 3 bulan april lalu, bjr tipis2 ke Bromo, maka minggu terakhir di bulan april ini bjr trip tipis2 lagi ke coban sewu.

Akan tetapi kali ini bjr nggak sendiri, tapi berdua dengan teman bjr, berangkat dari Sidoarjo pukul 06.30 sampai di kota Malang pukul 08.00 lalu makan isi perut di pecel bu Jarot di Dinoyo. Kemudian cus langsung berangkat.

Untuk menuju ke wisata coban sewu dari kota malang bisa langsung ambil rute ke arah blitar, melewati turen, lalu dampit ke arah lumajang. Masih binggung ? cari petunjuk arah ke sendang biru , lebih mudah, akan tetapi sampai di pertigaan selepas kota turen ambil ke kiri arah dampit. Lalu lurus saja.

Perjalanan dari kota Malang tidak terlalu jauh bjr kemarin hanya sekitar 1 setengah jaman saja tentu saja naik motor, nyantai saja.

Motor Lama Yang Lebih Disukai Dari Pada Versi Barunya

Halo brosis

jupiter z
Akhir-akhir ini bjr demen banget bahas motor rondo, maklum lah (pecinta rondo), kalau cita-citata sih bilang janda lebih menggoda, uhuuuy.

Nggak kali ini bjr tetap bahas si rondo tapi bukan artian bahas yang rondo-rondo, tapi tetap bicaranya tentang motor. Ya siapa yang demen motor lama/ versi lama di banding versi terbarunya ?, bjr salah satunya juga.

Saat ini motor baru sudah hadir tiap tahunnya, ya minimal 5 tahunan update desain atau mesin, 2-3 tahunan minor saja. Akan tetapi tidak selamanya motor versi baru lebih disukai dibanding versi lamanya, ya setidaknya bjr tangkap ada beberapa motor yang versi lamanya lebih digemari/disukai dari pada versi barunya.

motor bekas yang harganya stabil


Berikut bjr rangkum, ya ini berdasar terawangan saja sih, plus juga baca-baca sharing juga. Yap langsung saja cekidot :

Review Gear 38 di Honda Verza, Ada Yang Hilang

Halo brosis

awal bulan mei banyak tanggal merah nih, liburan yuks, hehehe

Kali ini bjr akan berbagi hasil penggunaan gear belakang 38 di honda verza, yup kurang lebih 3 bulan, verza bjr memakai sprocket belakang ukuran 38 punya gl 100 bisa di baca di sini nih artikelnya.

Impresi pertama penggunaan gear 38 terlihat positif saat bjr gunakan, nafas tiap gigi lebih panjang IYA, top speed nambah walau sedikit IYA, akselerasi nggak beda jauh NGGAK JUGA.

Ya poin terakhir adalah hal yang bjr rasakan sampai saat ini, bila dibanding gear standart ukuran 41 maupun punya nmp 42 terlihat akselerasi dengan gear 38 sedikit  berkurang hentakannya, tapi yang perlu di ingat SEDIKIT lebih kalem (lemot dan kalem beda loh ).

Memang jika ditelisik kombinasi 38/14 = 2,71xxxx dibanding sutandar 41/14 =2,92xxx maupun punya nmp 42/14= 3. Memang lebih ringan maka akselerasi sedikit berkurang, akan tetapi jangan di tanya top speed, dijamin selama penggunaan yang bjr rasakan di putaran atas mesin lebih rileks brooo.