Motor Sport Teririt, Verza




Halo Masbro
Latepost sebenarnya, tapi tak apalah dari pada tidak sama sekali.

Kali ini berita saduran dari otomotifnet yang mengeluarkan daftar 25 motor teririt yang beredar di Indonesia. Dari ke 25 motor tersebut terdiri dari bebek, matic maupun motor batangan.

Dan honda revo fi keluar sebagai motor teririt dengan milleage perliternya mencapai 57,3, di motor matic vario 125 esp iss cbs keluar sebagai yang teririt dengan 48,1 km untuk setiap liternya, sebenarnya beda tipis 0,1 dengan nmax, beat dkk, 0,1 tetap beda loh.

Substitusi, Rahasia Motor Jadul Honda Tetap Eksis




Hai Brosis
Tak jarang di jalanan brosis pasti masih banyak menemui motor jadul, dari sekian banyaknya motor jadul tentu honda pasti yang mendominasi. Selidik punya selidik, dan setelah direnungi secara mendalam (lebay, hehehe), ternyata ada rahasia loh motor jadul honda tetap eksis sampai saat ini.

Substitusi atau alternatif sparepart lah yang digunakan oleh motor jadul honda untuk tetap bertahan sampai saat ini. Tentu saja hal pertama adalah kecerdikan honda yang sudah berinvestasi sejak awal yaitu dengan lebih konsen ke motor dengan engine 4 tak sejak pertama kali jualan di Indonesia.

Mulai dari c70, kemudian c700 (supercub), kemudian c800, begitu pula dengan sportnya yang juga setia dengan engine 4 tak. Hasilnya ? pun bisa dinikmati sampai saat ini.

Ambil contoh c70. Yang sampai saat ini tetap eksis, rahasianya ? ya karena c70 orisinil pun dapat mencaplok part engine motor yang lebih muda, blok sudah mentok oversize, tinggal pakai saja blok honda grand, bahkan blok supra/karisma pun dapat masuk, tentu saja dengan penyesuaian. Headnya bermasalah, pun juga bisa pakai honda grand.

Sebab Motor Kurang Laku


“Jualan Itu Yang Penting Laku”

Ya itu adalah salah satu prinsip jualan, hal itu bjr sadari dengan ilham dari dosen bjr dulu yang juga seorang pengusaha. Ia mempunyai beberapa gerai makanan fast food, baginya jualan makanan itu yang penting laku, kalau enak nggak laku sama saja percuma.

Itu makanan, kalau di dunia otomotif, khususnya roda dua persaingan antar pabrikan sudah menjadi hal lumrah, beberapa lineup dikeluarkan hampir setiap tahunnya, laku ?, belum tentu loh brosis.

Pabrikan seperti ahm pun pernah mengalami salah satu produknya “kurang laku”, begitu juga dengan Yamaha, Kawasaki, maupun Suzuki. Kalau masalah jualan motor memang nggak melulu 3s saja yang diandalkan banyak faktor selain 3s yang mempengaruhi.

Nama2 motor cs1, xeon, hayate, edge, revo at, lexam, arashi dan masih banyak lagi bukannya motor yang inferior sebenarnya, tapi ada beberapa faktor, yang membuat motor2 yang sebenarnya bagus tersebut kurang laku di pasaran. Dari ilmu kirologi sekirannya bjr merangkum beberapa faktor/ sebab motor kurang laku,

Pakai Celana Pendek Saat Touring, Not Recomended


Halo Bro dan sista
Agak konyol kan judulnya?, hehehe, tapi itulah adanya brosis, saat lihat foto2 sehabis bikepackeran ke lombok bulan lalu, eh baru nyadar kebanyakan bjr pakai bawahan celana pendek.

Biasanya saat touring bjr hampir nggak pernah pakai celana pendek, hanya sesekali saat riding santai ke Batu entah itu saat nyusu di alun2 atau lagi ngidam apel sih. Selebihnya bjr selalu safety pakai celana panjang entah itu kain, jeans maupun celana training (olahraga). Iya jarak sidoarjo batu sih nggak seberapa, lah sidoarjo lombok yang ratusan kilo berasa akibatnya di badan

Review Disk Pad Federal, Harga Murah Peforma Bisa Diandalkan


Halo Brosis
Dahulu bjr pernah posting “kampas rem honda verza” yang cepat habis, eits ini kampas rem depan/ disk pad. Ya kampas rem depan ori ahm pun ternyata di rasa tak bertahan lama, ya 10 ribu km itu sudah bagus, belum lagi harganya 50 ribu rupiah lumayan kan.

Dan karena itu bjr selingkuh ke merk aftermarket, tentu harganya yang lebih murah, dan dari sekian banyak merk aftermarket macam indopart,orisin, coco, bendix, duration, federal pilihan pun jatuh ke federal. Tentu disamping harganya yang Cuma 19 ribu juga barangnya paling mudah didapat.

Pada saat dulu posting pakai kampas rem federal odometer sudah 30 ribu, dan sekarang sudah 41 ribu lebih , alias sudah 10 ribu km kampas rem ini bjr gunakan, lantas gimana review pemakaiannya.

Bunyi Mendengung di Honda Verza, Cek Bagian Ini

rotor, kering biang bunyi mendengung
Hola Masbro
Pasca di gunakan touring ke Lombok bulan lalu, tiba2 saja verza mengeluarkan bunyi mendengung di bagian depan, awalnya sih bunyinya nggak keras, dan akan muncul saat kecepatan 40km/jam ke atas, dan akan semakin keras saat kecepatan bertambah.

Selain itu bjr perhatikan saat riding jarum speedometer naik turunnya kok lama, nggak normal istilahnya, sekadar informasi speedometer maupun odometer honda verza masih bersumber pada putaran roda depan alias konvensional.

Sempat berpikiran putus, tapi rasanya nggak mungkin, kebanyakan saat kabel speedometer mau putus jarum akan naik turun, tapi ini beda, naik turunnya lama banget brosis.

Langsung standar tengah motor putar roda depan ternyata normal, ah bjr gak sabar ambil kunci dah lepas roda depan. Setelah lepas, lah biang masalahnya disini ternyata.

Yup rotor magnet/ rumah magnet gear kabel speedometer yang ada di sisi kanan roda depan ternyata kering, dan sedikit ada noda warna kuning cerah, wah itu sih karat.

Khilaf Lupa Ganti Oli,



Hola Brosis
Sekadar berbagi cerita sebelum lebaran lalu.

Saat itu asyik ganti oli motor supra milik ibu bjr dengan oli mesran super, setelah kelar coba dah mau ngelap-ngelap motor juga. Selesai, lihat si mx ternyata juga kotor, sudahlah setelah itu mx juga ikut kena lap juga.

Belum juga dibersihkan, bjr teringat saat lihat botol bekas oli mesran, tiba2 bengong inget2 terakhir kapan ya si mx ganti oli ?????,

Dan tiba2 teringat sudah akhir Januari lalu, alias sudah 6 bulan brosis ora ganti oli. Waduuh jebol iki mesin bisa2. Wah batal dulu dah bersih2, langsung ngacir ke bengkel terdekat beli oli.

Dewi Ayu Sekardadu, Wisata Religi di Sidoarjo


tampak kompleks makam Dewi Ayu Sekardadu
Halo Masbro

Sidoarjo merupakan kabupaten yang bersebelahan dengan ibukota provinsi jawa timur yaitu Surabaya, dibilang kecil sih engak besar juga nggak. Pernah ke sini brosis ?, kalau belum mampir dah.

Lah pusingnya juga disini juga minim tempat wisata, kalau di tanya wisata di Sidoarjo apa, ya paling satu yang jadi andalan “lumpur lapindo”, miris sebenarnya ini disebut wisata bjr lebih senang menyebut sesuai kenyataan bahwa Lapindo adalah bencana.

Ada satu dua tiga tempat wisata sih di Sidoarjo, salah satunya yaitu Dewi Ayu Sekardadu. Lebih tepatnya sih ini wisata religi, bagi yang percaya untuk ziarah kubur sih ini cocok banget.

Kebetulan Makam Dewi Ayu Sekardadu menjadi objek kajian dalam skripsi bjr, jadi bolehlah bjr share mengenai wisata religi ini.

Sama dengan makam yang dikeramatkan dan kerap diziarihi oleh orang, begitu pula Dewi Ayu Sekardadu. Aksen Indah akan tampak di sekitaran makam. Jika masih ada yang bertanya siapa Dewi Ayu Sekardadu ?, Asal muasal Dewi Ayu Sekardadu sebenarnya seorang putri raja Blambangan (sekarang Banyuwangi), yang juga merupakan ibu dari sunan giri yang merupakan salah satu wali songo yang terkenal di tanah jawa.

Touring Berdua Itu Paling Pas, Sebuah Catatan Perjalanan

Halo Brosis

Kali ini bjr ingin berbagi pengalaman dari sisi lain dari sebuah perjalanan, sering diketahui bahwa selama ini bjr posting di blog mengenai touring, liburan, maupun bikepackeran.

Akan tetapi kebanyakan (hampir semua) berisi mengenai perjalanannya, budget, dan objek yang di tuju, satu hal sebenarnya yang terlupa “dengan siapa” perjalanan/ touring itu dilakukan. Bjr sendiri pernah menulis” Single Touring, Asyik dannggak ribet”, bisa di dalami bahwa itu pengalaman solo riding bjr sampai saat ini begitu juga plus minusnya.

Akan tetapi, bjr tidak munafik jika, dengan teman lebih enak rasanya jika touring, jadi pun selama bertahun-tahun mbolang ke sana-kesini, dari yang terbanyak belasan orang sampai yang sedikit ya sendirian, maka tanpa dikata bjr rasanya paling pas jika melakukan touring bertandem atau 2 orang, entah itu boncengan maupun motoran sendiri-sendiri, why ?, cekidot.

Review Samsung Caramel GT-E1272

kecil, fungsional
Halo Brosis

Kali ini bjr akan coba me review secondary handphone yang sudah setahun lebih bjr pakai. Samsung Caramel/ samsung GT-E1272 ini bjr beli (dikasih) tahun 2014 menjelang akhir, modelnya kecil warna putih, dan hampir 90 % teman cewek yang megang hp bjr pada bilang “unyu& lucu”, (hpnya bukan orangnya), hehehehe.

Handphone bertipe flip ini adalah keluaran samsung, dengan fitur seadanya tentunya, ya hiburan paling Cuma radio fm, harga pasaran pada saat itu sih bjr cek 320 an ribu, dan beberapa lalu lihat iklan di lazada sudah 400 ribu lebih, kenapa bisa naik ?, ya mungkin saat ini sudah pada banyak yang demen, hehehe.

Ban Depan Corsa S123 Di Honda Verza, Murah Peforma Cukupan

setalah 24 ribu km, 
Halo Masbro
Menginjak kilometer 41 ribu lebih dengan umur hampir 3 tahun bukanlah sesuatu yang waw, masih taraf normal sih untuk ukuran sepeda motor dengan pemakaian harian. Dan sebelum 3 tahun tepat Agustus besok, ternyata ban depan sudah minta jajan lagi.

Menapak tilas ban depan verza di kilometer sudah ganti, saat itu bjr ganti pakai fdr tipe genzi dengan ukuran 90/80 lebih lebar tapi lebih pendek dari standartnya 80/100 artikelnya bisa dicek dimari.

41 ribu dikurangi 14 ribu = total 27 ribu lebih bjr telah pakai fdr genzi, atau satu setengah tahun lebih pemakaian. Sebuah angka yang standart sebetulnya, tapi berhubung dari berbagai review memang fdr genzi ini lebih cepat botak bagian tengahnya, entah memang tipenya soft compound atau hard yang pasti yang bjr lihat memang bagian tengah cepet sekali botak, tapi bagian ssampingnya masih terbilang tebal.

Lah itu masalahnya sebenarnya sebelum ke lombok bulan lalu bjr sudah mewarning ban depan untuk segera diganti, lah ternyata aman2 saja waktu digeber sampai lombok, dan ajaibnya selama pemakaian alhamdulillah ban depan ini sama sekali nggak pernah bocor. Kesimpulannya jempolan lah durabilitynya.

Tapi berhubung akhir2 ini bjr lebih sering dalam kota saja, handling ban depan sudah nggak bisa dikompromi lagi ini, dan diputuskan harus ganti.

Memendekkan Honda Verza, Cara Berikut Bisa Dipilih

Halo Masbro,

agak miring, no jinjit, hehehe
Bulan puasa, alhamdulillah tambah rajin ngeblog, selain memang lagi banyak bahan juga karena banyak nganggurnya, hehehehe. Kali ini bjr bahas mengenai verza (lagi), maklum dah kalau berita motor2 baru blogger pinggiran seperti bjr mah ketinggalan, toh nggak lucu juga nyama-nyamain postingan dengan blog lain.

Bagi sebagian orang (bjr juga), verza termasuk tinggi, bahkan lebih tinggi dari tampilannya, maksudnya dilihat sih nggak tinggi, pas dinaikkin lah terasa dah kaki tak menapak sempurna. Tinggi dan berat bjr 166/78 (tampang beruang), saat pertama kali nyemplak verza, rasanya ya tinggi bener, tapi kaki salah satu masih menapak kok, alias sedikit jinjit.

Review Mizle Power Treat, Alur Klasik Peforma Mencukupi

Halo masbro


Mizle Power treat merupakan ban yang saat ini bjr gunakan di bagian depan jupiter mx, bulan depan lebih tepatnya sudah tepat setahun bjr gunakan ban ini, dan tentunya sudah cukup waktu untuk mengenal karakter ban, plus minusnya juga demikian bjr akan share dalam tulisan ini.

Seingat bjr ban ini ditebus dengan mahar yang cukup murah lah 99 ribu rupiah, dengan ukuran 250, entah 70/80 atau 70/90, tapi melihat tampangnya sih 70/90 alias standariyah.
Profil ban ini termasuk tinggi, dengan kembangan ban kotak-kotak tahu, tapi nggak terlalu tebal juga kotak2nya. Saat pertama pakai terasa agak wagu karena kembangan ban model ini kebanyakan di taruh di bagian depan, tapi saat itu sih memang bjr ingin coba ini ban, toh power grip sudah langganan, power vtx malah sudah katam rasanya.

Pilih Ban Tinggi Atau Lebar

Halo Masbro


Ban merupakan piranti yang sangat vital bagi motor, tanpa ban tentu velg anda akan peyang menghajar jalanan, (yaiyalah, hehehe). Ban juga memiliki berbagai macam tipe, kalau istilahnya sih, seperti compoundnya mau yang hard (keras), medium (normal), atau soft tentu ketiganya memiliki plus minus masing-masing.

Bicara ban terkadang ban bawaan motor dirasa kurang memuaskan, alhasil biasanya pengguna motor melakukan upgrade ban, bisa yang ukurannya sama dengan rekomendasi pabrikan, maupun naik dengan artian lebarnya (biasanya), bahkan tak jarang pula yang malah turun tingkat ban (ban cacing biasanya).

Kalau bicara merk ban tentu dipasaran sudah bejibun, tinggal bikers mau yang merk apa terserah, akan tetapi biasanya bagi motor2 yang dibekali velg yang nggak lebar-lebar amat atau nanggung seperti old vixi, verza, nmp, old cb, old cbr thai biasanya saat ganti ban lebih memilih untuk menaikkan ukurannya.