Kenapa Harus Belanja Online ?

barang segede ini sudah murah free ongkir pula
Halo Sob
Bagi sebagian besar orang belanja lewat internet atau belanja online masih merupakan hal yang tabu untuk dilakukan. Ya bayang-bayang atau ketakutan untuk di tipu atau sebagainya masih menghantui bagi yang punya pengalaman buruk belanja online.
Akan tetapi itu dulu, sekarang mah beda, tinggal bagaimana kita lebih berhati-hati saja dalam berbelanja online. Kalau saya cari barang, lihat testimoni barang, kalau positif langsung beli, tentu dengan catatan bukan sembarang orang jualan, tapi lewat situs-situs terpercaya macam tokopedia, bukalapak, lazada, dan sejenisnya.
Belanja online sebenarnya sudah 3 tahun ini saya lakukan, ya awal memang paranoid, akan tetapi setelah pertama maka seterusnya seperti nagih, hehehe. Gimana nggak nagih sob, wong banyak hal menguntungkan yang sebenarnya di tawarkan melalui online shop.

Nyetok Sparepart Motor, Penting Nggak Sih ?

Halo Brosis
“emang motor lu, motor langka bro?”
“ngapain nyetok sparepart, kayak gak ada yang jual apa?”
Beberapa pertanyaan di atas adalah yang sering saya temui saat teman, kolega, atau bahkan orang tua saya sendiri tahu saya demen “nyetok” sparepart di almari meja belajar saya.
Tentu saja kebiasaan/ tindakan nyetok sparepart seperti yang saya lakukan beberapa memang terlihat “aneh” , wong motor ya masih di jual, di toko juga banyak yang jual (meski gak semua sih), toh motornya bukan motor mahal, tapi Cuma motor murah yang sering seliweran di jalan.
Okeh saya coba jelaskan alasan mengapa saya sampai repot-repot nyetok sparepart

Ganti Ban IRC NR25 100/90, Ban Standart Dapat Harga Diskonan


Halo Brosis
Menjelang usia 4 tahun verza bulan depan, ternyata verza sudah mulai minta jajan lagi, kali ini beberapa hari terakhir saya merasa bagian belakang motor terasa kehilangan grip.
Ketika saya cek Shock belakang masih normal, belum ada gejala bocor atau semacamnya, cek bearing juga demikian masih normal. Akan tetapi setelah cek di bagian ban belakang, ternyata ini biang masalahnya.
Ban belakang verza menggunakan ban IRC NR25 ukuran 100/90, ya setelah icip2 michelin pilot street yang sangat peformanya luar biasa 1,5 tahun lalu saya putuskan kembali memakai ban ukuran standart, celakanya saat beli di bengkel, saat itu saya dapat ban dengan produksi yang tergolong tua (2012), bahkan lebih tua dibandingkan umur motor (2013).
Karena memang butuh , ya saya tebus saja dengan mahar 245 ribu. Sampai saat ini umur ban saya pakai 1,5 tahun tapi jika di runut dari tahun produksi ini ban sudah berumur 5 tahun lebih.

Segmen Sport Retro Clasic Entry Level, Belum Banyak Pemain

Halo Sob

Segmen pasar roda dua atau motor di Indonesia sebenarnya sudah cukup variatif ada bebek, matic, dan sport, itu belum mengerucut ke yang lebih spesifik seperti bebek sport, bebek ayago, bebek entry level. Begitu juga matic ada matic entry level. Sport matic, sampai big scooter.

Segmen motor sport atau acap kali di sebut batangan atau bahasa bias gendernya motor laki lebih banyak lagi ada sport entry level, sport fairing, sport touring, sport trail, sampai dual purpose, dan masih banyak lagi sebenarnya.

Akan tetapi salah satu segmen masih tergolong minim pemain salah satunya adalah sport retro yang (hampir) tidak ada pabrikan yang main (jual) di segmen ini. Tercatat hanya pabrikan lokal yaitu  happy dengan cs 200, lainnya ? estrella 250 ? iya kali retro sih retro tapi harganya bukan entry level banget.

Kabar baiknya estrellaversi 150cc yang kemungkinan besar banderolnya akan lebih bersahabat karena di produksi di Indonesia kehadirannya tinggal menunggu waktu. Tetapi tetap saja dengan 2 produk yang ada saat ini segmen ini masih minim pemain, padahal pecintanya tidaklah sedikit bahkan jika dengan motor trail “pecinta sport retro clasic entry level sedikit lebih besar”.

Servis, Beli Sparepart Plus Pasang di Bengkel Resmi Bikin Tekor


Halo Brosis
Sedang asyik facebook-an ria sembari menunggu adzan subuh, eh ternyata ada sesuatu hal yang menarik yang di replay teman saya sewaktu sma. Setelah baca rasanya kok “miris”.
Postingan yang di reply teman sekolah saya ini adalah curhatan atau kalau bisa di bilang “keluhan” mengenai pengalaman servis dan ganti sparepart di salah satu bengkel resmi sebut saja bengkel resmi tersebut “ahass”.
Dalam postingan tersebut ia mengeluhkan mengenai biaya yang mahal, tak lupa ia juga melampirkan rincian biaya yang di tulis tangan pada kertas yang “sepertinya” nota pembayaran tersebut.
 isi “jajan” motornya adalah berikut
Vanbelt 173
Pasang vanbelt 50
Kampas rem depan 51
Kampas rem Belakang 46,5
Ban depan 189
Ban belakang 217
Pasang ban dan rem 60
Tune up 60
Intake 15
Injector 15
Total 877
What the f** 877 ribu saat saya amati jumlah total keseluruhan, seumur-umur pelihara motor dalam sekali waktu saya belum pernah menyentuh angka setinggi itu. Okeh saya coba analisis dan komentari.

New Honda Verza, Akankah Seperti Ini Atau Itu



Halo Brosis
Semenjak di luncurkan di awal tahun 2013 tidak ada ubahan berarti yang di lakukan oleh ahm terhadap honda verza, sampai tahun keempat (tahun ini) hanya penyegaran striping dan warna, plus perubahan warna shock belakang plus cover knalpot.

Berbeda dengan cb150r yang sudah mengalami major facelift tahun 2015 lalu, verza sejauh ini minim sekali ubahan, tentu bukan sesuatu yang negatif atau ada yang menyebut verza sebagai anak tiri. Tapi bukan begitu sebenarnya akan tetapi lebih ke arah sebagai “anak kedua” di bawah cb150r.

Selain itu awetnya verza sampai tahun keempat tanpa sentuhan facelift menurut bjr pribadi karena memang verza “disukai” bikers dan memang tergolong minim masalah. Soal desain memang tidak semua orang suka atau memang mau amannya “sesuai selera dan sederhana”, bukan yang terbaik memang tapi tidak malu-maluin.

Akhirnya Menetap Pakai Oli Fastron Techno


Halo Brosis

Akhirnya waktu ganti oli kini resmi bisa mencapai di atas 3000 km, yap oli prima xp 10w-40 API SM yang awal bulan lalu bjr posting menuju long drain akhirnya saya ganti. Tepatnya di km 33xx (kurang lebihnya), sebenarnya masih bisa lebih lama beberapa ratus km lagi, akan tetapi sekalian ganti oli supra jadi sekalian saja di ganti, hehehe.

Saat saya droptest oli prima xp ternyata hanya SEDIKIT sekali penguapannya, bisa brosis tengok di gambar dimana saya menuang oli bekas prima xp ke dalam botol pft, dan hasilnya hampir sedikit sekali tingkat penguapannya, dan volume oli nyaris 1 Liter penuh, mungkin hanya menguap kurang lebih 20-30 ml saja.

Angka itu bagi saya tergolong fantastis padahal selama kurang lebih 3 bulan pemakaian menempuh 33oo sekian km di cuaca panas perkotaan plus sesekali saya gunakan keluar kota ternyata oli hanya berkurang sekian ml saja, bahkan oli msx atau pft sekalipun dengan jarak tempuh hanya 2000-2500 km susut sekitar 75-100 ml. Ini menandakan soal durability dan ketahanan panas oli prima xp 10w-40 API SM sangat baik.

Bohlam Lampu Halogen Aspira 35W, Hanya Bertahan 5 Bulan



Halo Brosis.
Sesuai dengan tagline “ada harga ada rupa”, kali ini bangjoru akan share mengenai putusnya bohlam lampu depan honda verza. Terakhir kali ganti juga saya posting di blog, saat itu sekitar menjelang akhir bulan Januari (saya tulis Februari).

Memang benar adanya dan saya juga nggak berharap banyak dengan bohlam lampu halogen seharga 17 ribuan rupiah ini. Saat itu bohlam yang saya pakai bermerk Aspira, bukan karena nggak mau beli bawaan ahm tapi saat itu memang saya punya stock cadangan bohlam 2 biji merk Aspira.

Niatnya (saat beli) sudah pasti iseng pingin coba, secara dua macam bohlam sudah saya pakai, yang pertama bohlam hgp (honda genuine part) yang umurnya bisa mencapai 1,5 tahun pakai harga 55 ribu, kemudian merk OSRAM seharga 26 ribu yang entah original atau tidak, umurnya kurang lebih 6 bulan saja.

Motor Baru Kok Dibandingkan Dengan Motor Bekas

Halo Brosis
Entah dari mana yang mulai trend perbandingan ini, akan tetapi salah satu indikator mengapa user/ biker membandingkan motor baru dengan motor bekas yang lebih besar (biasanya) adalah “semakin mahalnya” harga motor.
Pertama yang paling gencar adalah saat honda ncbr facelift tahun lalu, dimana saat itu ncbr mengalami perubahan total pun demikian dengan harganya naik kurang lebih 3 jutaan dibanding saat di tahun 2014 untuk pertama kalinya ahm melokalkan cbr.
Ada yang seloroh bilang mending cbr 250 bekas, z250sl bekas, inazuma bekas, bahkan ada yang bilang mending “motuba bekas”, heheheh. Salah ? orah salah sama sekali alias sah-sah saja. Kemudian trend berlanjut ke part 2 yaitu cbr 250rr yang harga saat launching akhir tahun lalu paling mahal ada di 69, sekian (hampir 70 juta) saat itu bahkan sampai saat ini selentingan “mending moge seken” pun masih sering terlintas / terdengar.

Mengenal Oli HDEO/PCMO Pertamina, Pilihan Lengkap Untuk Sesat



Halo Brosis

Saat ini sedang trend di kalangan pecinta roda dua / motor penggunaan oli hdeo/pcmo (oli diesel/ oli mobil). Trend ini memang belum meluas di kalangan umum, entah berapa persen dari pengguna motor di tanah air, akan tetapi yang pasti trend nya sedang naik daun.

Begitu juga dengan bangjoru yang sejak akhir tahun lalu juga memutuskan untuk menggunakan oli non pcmo di motor verza bjr. Long drain  atau istilah sederhananya “pemakaian yang lebih panjang” adalah tujuan utama bjr. Alhamdulillah dari ritual pergantian oli yang sebelumnya setiap 2 ribu km, saat ini bisa lebih lama. Pertama masa flushing hanya 1500 an km, kedua 2500 an (karena fd), dan yang ketiga saat ini berjalan menuju 3000 km.

Review Oli Prima XP 10W-40 API SM, Menuju Long Drain

Halo Brosis
Pada tulisan beberapa waktu yang lalu mengenai oli prima xp dengan viskositas 10w-40 dengan sertifikasi API SM dimana pada saat itu first impression dengan masa pemakaian 7-10 hari hasilnya tidak ada yang istimewa dengan oli pcmo tersebut.
Selang 1,5 bulan pemakaian, bjr ingin meralat impresi dari review 7-10 hari pemakaian tersebut, ya bjr ralat karena sudah bjr “buktikan” bahwa oli dengan harga “sedikit” di bawah fastron tekno dengan viskositas yang sama ini durability (ketahanan) sangat memuaskan.
Memang secara impresi masih sedikit di bawah pft tapi, setelah 2500 km lebih pemakaian bjr rasa oli seharga 60 ribu ini tidak ada penurunan peforma sama sekali. Begitu juga saat bjr test dipstick di selembar tisu di km 2450 pemakaian, ternyata “MASIH BENING!”.

Review Evercoss GenPro X, Super Murah Fitur Wah


bangjoru.net
evercoss genpro x
Halo Brosis

Standart hp android untuk spesifikasi minimal saat ini sudah mulai berubah, diantaranya procesor minimal quadcore, ram 2 gb, dan rom 16 gb. Bjr sendiri setengah tahun ini masih setia memakai andromax A untuk daily use  tentu dengan penyesuaian menggunakan ROM Mi UI.

Akan tetapi belakangan memang mulai terasa ini smartphone sudah tidak sanggup mengakomodir aktivitas bjr, kapasitas ram yang hanya 1 gb memang terasa pas-pasan, belum lagi rom yang juga kecil membatasi untuk menggunakan banyak aplikasi.

Berangkat dari hal tersebut rasanya tidak ada salahnya memutuskan untuk upgrade smartphone. Syarat pertama tentu harga harus murah kedua, dengan spesifikasi minimal ram 2 gb dan rom 16 gb, untuk layar sudah pasti maksimal 5 inch saja karena menurut bjr lebih compact dan nyaman digunakan.

Sedikit Tips Riding Di Lautan Pasir Bromo

 bangjoru.net
riding di lautan pasir bromo perlu sedikit tips

Halo Brosis
Cukup banyak yang menyebut jika masih newbie riding di lautan pasir bromo adalah “momok” yang menakutkan, ya menakutkan karena rawan selip, rawan mogok, rawan trouble, bahkan kalau ektrem bisa nlodor (jatuh). Bahkan pemandangan motor naik motor bukanlah hal aneh, ya memang motor yang “mogok” sudah pasti harus rela digotong si ojek GL untuk naik ke atas.
Memang riding di lautan Bromo menurut bjr “gampang-gampang susah”, bjr sendiri cukup sering, riding di bromo, sering sih nggak tapi 4 tahun terakhir ini entah sekali setahun atau 2 kali dalam setahun.

Oli Prima XP 10W-40 API SM

Review 4 Kombinasi Sprocket Honda Verza
Tidak hanya naik verza, tapi naik bebek yang pasti nggak pernah, bahkan pertama kali dulu bjr masih ingat pertama kali riding di lautan pasir di tahun 2013 awal mengendarai old beat karbu biru yang “unyu”. Bisa brosis bayangkan beat yang bobotnya saja nggak nyampai 100 kg, dinaiki bjr dan teman yang jika di total beratnya lebih dari berat motornya, hehehe.

Honda Revo, Bebek Entry Level Yang Masih Eksis

salah satu motor bebek terganteng 
Halo Brosis
Sejak di luncurkan 2007 silam, honda “revo” sedikit banyak menanggung beban harapan sebagai penerus/ suksesor generasi motor bebek entry level honda. Lebih tepatnya revo saat itu memegang tongkat estafet dari supra fit/fitx yang secara resmi pensiunkan.
Memang nama “revo” terbilang baru, bahkan ada sedikit rasa pesimis saat itu bisa meneruskan kesuksesan supra fit/fit x. Prediksinya saat itu hanya ada 2 sukses seperti generasi fit atau tenggelam seperti “karisma dan kirana”. Akan tetapi terbukti revo ternyata “sukses”. Bjr masih ingat saat itu pernah punya revo gen 1 pertama warna biru velg cw yang pola palangnya “aduhai”.
Honda revo gen 1, memang masih dipercaya sebagai selah satu bebek tulen “terganteng” yang pernah dibuat honda, meski mesin masih sama seperti fit x yaitu c100 (98cc), tapi terbukti desain bodynya yang serba lancip sangat “mempesona” (lebay dikit).

Oli Prima Xp 10w-40 API SM di Honda Verza, Suhu dan Peforma Stabil

si "tanggung"
Halo Brosis
Masih dalam pencarian oli sesat yang pas, setelah fastron ijo tembus di atas 2500 km lebih dikits, sebelum akhirnya mengalami fuel dilution gara-gara minum pertamax turbo, sedikit melesat memang dari target awal yang minim 3000 km. Akhirnya setelah menimang-nimang maka untuk sesat ke-3 di honda verza bjr menggunakan prima xp.
Lebih tepatnya prima xp 10w-40 API SM, perlu di ketahui untuk oli prima xp ada 2 jenis yaitu yang berviskositas 20w-50 API SJ dan yang bjr pakai 10w-40 API SM. Persamaan keduanya hanya nama-untuk spek lengkap keduanya berbeda jauh.
Perlu diketahui Prima xp 10w-40 juga ada 2 jenis yaitu yang API SL dan API SM, meski kekentalannya (viskositas) sama, tapi standart API nya lebih tinggi SM, dan secara spek hampir mendekati fastron tekno yang API SN. Harganya juga berbeda dimana API SL ada direntang 50 ribuan dan API SM kemarin bjr dapat di harga 60 ribu.

Karet Tromol Honda Verza, Pilih Yang Thailand Atau Indonesia

sama saja
Halo Brosis
Karet tromol merupakan part yang juga berperan sebagai penahan transfer daya / final gear yang bergerak. Ada di bawah dudukan gear belakang motor, fungsi utama tentu untuk mengapit secara erat dudukan gear belakang agar tetap stay pada tromol/velg.
Lah karet tromol ini sebenarnya usianya panjang, dan jarang-jarang saja untuk penggantian, akan tetapi satu hal yang membuat karet tromol ini cepat rusak/ aus/ getas adalah sering di bongkar pasang.
Beberapa saat yang lalu, ketika inden sparepart bosh dan bearing nedele swing arm verza, bjr berpikiran untuk sekalian saja inden karet tromol verza yang akhirnya masuk list daftar inden sparepart.

Lampu Pop Up, Si Unik Yang Di Tinggalkan

miata gen 1 juga pop up
Halo Brosis
Kalau brosis gemar main game macam nfs tentu model lampu pop up merupakan sesuatu yang unik dari bagian body mobil. Banyak mobil-mobil dahulu yang mengaplikasikan model lampu depan pop up, seperti mazda mx 5 gen 1 , mazda fc, fd3s,  toyota supra, toyota mr2, honda nsx, dan raja drift Initial D ae86 pun menganut model lampu pop up.
Di Indonesia mobil pop up tidak banyak, tercatat hanya mazda astina yang menganut model pop up yang dijual resmi oleh atpm mazda jaman dulu, entah memang di Indonesia kurang disukai, atau ada masalah lain.
Secara tampilan memang unik, dimana model lampu pop up atau yang akrab disebut “hidden lamp”  bisa buka tutup, atau disembunyikan dibawah kap mesin, jika ingin menyalakan ada switch kenop lampu yang biasanya ada di bagian kanan stir. Unik ? pasti !, apalagi saat jalan dan lampu tidak digunakan (dimatikan), mobil jadi seperti buta khas mobil balap, hehehe.

Kode Disc Pad Motor Honda

perhatikan kode tengah
Halo Brosis
Banyak bikers terkadang bingung saat membeli sparepart motor, seperti saat beberapa waktu lalu bjr beli disk pad honda verza, wong penjualnya bingung, entah mengapa bjr tiba-tiba respon “kpp mas”, maksudnya kode partnya kpp, meski disk pad yang bjr beli non genuine hgp, toh tetap sama kode sparepart tengahnya sama “kpp” untuk honda verza.
Ya terkadang juga banyak bikers bingung, kalau beli sparepart, khususnya kampas rem depan/diskpad , karena memang tiap motor berbeda, bahkan untuk motor yang namanya sama saja tapi versi lama dengan yang baru saja berbeda.
Seperti supra x , new supra x 125 fi dengan 125 karbu berbeda, wong piston rem depannya berbeda, ada juga yang piston kaliper remnya sama pun bentuk kampasnya berbeda. Seperti tilam (tiger lama) dengan tiger revo, sama-sama mengadopsi 2 piston di rem depan tapi kampasnya berbeda.

Euro 4 Resmi Di Indonesia, Apa Kendala, Efek, Dan Manfaatnya

untuk udara yang lebih baik
Melalui putusan permen (peraturan menteri) lingkungan hidup dan kehutanan No. P.20/MENLHK/SETJEN/KUM.1/3/2017 akhirnya Indonesia resmi memberlakukan standar emisi Euro 4. Hal ini memang bukan sesuatu yang mengejutkan mengingat rencana penerapan emisi gas buang euro 4 memang sudah dipersiapkan sejak 2014 lalu
Sebenarnya hal ini agak aneh, mengingat standar euro 3 sebenarnya baru saja di terapkan, kalau tidak salah belum 5 tahun, bahkan untuk semua line up kendaraan roda dua  sebenarnya baru 2013 – 2014 lalu resmi semua line upnya menganut emisi euro 3, jelas bjr inget wong tanda resminya euro 3 si legend ninja r resmi stop produksi, (efek ketatnya peraturan emisi gas buang brosis)

Motor Baru Yang Berpotensi Kurang Laku

Halo Brosis
Di tengah maraknya motor-motor baru, ternyata dari kacamata bjr ada beberapa motor yang berpotensi “kurang laku” atau “berpotensi” gagal di pasaran. So memang ini hanya prediksi dan opini tapi kenyataan di jalan memang begitu adanya.
Menjual motor memang bukan sekedar jualan merk, atau jualan peforma, pabrikan Jepang yang sudah puluhan tahun jualan di Indonesia pun bisa saja salah langkah atau strategi yang sudah pastinya berimbas pada angka penjualan motor tersebut.
Mulai dari yang salah desain (desain jelek), salah konsep maupun salah membanderol harga bisa saja hal tersebut yang membuatnya gagal di pasaran. Menurut bjr ada setidakya 4 motor terbilang baru yang “berpotensi kurang laku” , motor apa saja, ini dia, tapi yang perlu diingat “just my opinion”.

Ganti Bosh Dan Bearing Swing Arm Honda Verza



digoyang, kalau goyang (meski dikit) bosh arm (neadle bearing)  waktunya ganti
Halo Brosis
Apa yang brosis rasakan saat bagian belakang motor tidak stabil, sudah pasti tidak nyaman. Itu juga yang bjr rasakan beberapa waktu terakhir, bagian buritan verza terasa ngebuang saat bjr gunakan untuk berbelok, begitu juga saat digunakan di jalan lurus, melewati pembatas jalan juga terasa oleng. 
Sempat berpikiran bearing roda belakang kocak, akan tetapi masa iya wong bulan Januari silam bearing roda belakang bjr ganti. Lalu bjr cek bagian lain : shock normal, ban sudah mulai agak botak, tapi masih layak, bearing normal, karet gear normal.
Saat memeriksa bearing dan karet dudukan gear, bjr coba goyang arm (lengan ayun), dan ternyata ini dia tersangkanya, saat di bjr goyang ke kanan dan ke kiri arm terasa sedikit bergoyang, lebih tepatnya yang sebelah kiri, kalau ini mah bearing arm & bosh arm nya kocak (aus)/ waktunya ganti.

Verza Yang Tak Lagi Ekonomis (Harganya)



Halo Brosis
Saat awal kemunculannya Januari 2013 silam sampai pada saat ini verza cukup sukses di pasaran, bahkan setahun awal mampu jalan beriringan dengan old cb saat itu. Mengusung desain sederhana yang masih ada aroma khas sport honda jadul yaitu “aura kebapak-bapakan” mesin identik dengan new megapro terbukti honda verza cukup di terima oleh bikers tanah air.
Salah satu faktor utama pembeli verza sudah hampir di pastikan adalah “harganya yang ekonomis/murah” untuk ukuran motor batangan, terlebih kompetitor juga tidak mengeluarkan motor sport murah, semenjak thunder 125 discontinue 2014 silam (cmiiw), praktis verza jalan sendirian, suzuki tak ada lanjutan sport murah , yamaha ? mana mau main sport murah.
Penjualan verza pun konstan gak parah-parah amat macam nmp maupun byson di harga yang terdekat dengan verza. Ya dulu dengan harga 16,8 juta (tipe spoke wheel) dan 17,9 juta (cw) siapa yang terpikat dengan harga yang begitu mengiurkan untuk ukuran motor batangan pabrikan Jepang. 

Review Oli PFT Hijau, Value dan Peforman Dapet



Halo Brosis
Sudah 2 bulan lebih dan angka di odometer telah menempuh kurang lebih 2500 km setelah pertama kali bjr tuang pada Januari silam, apa itu gerangan ?, yap oli pft hijau atau di ldic akrab di sebut pft hulk.
oli keluaran pertamina ini adalah oli sesat kedua yang bjr pakai di honda verza, pemakaian pertama bjr pakai msx karena memang niatnya flushing. Alasan utama kenapa pakai pft tentu bukan karena msx jelek, tapi lebih karena peruntukan pemakaian. Pft yang merupakan oli pcmo (oli mobil bensin) memiliki viskositas yang sedikit lebih encer dibanding msx, dan bjr rasa lebih cocok digunakan di perkotaan.
Setelah 2500 km lebih pemakaian, rasanya tidak afdol bila bjr tidak menyajikan review oli pft ini. Ada satu kata yang mewakili. “Uenak” , mungkin ini kata-kata yang mewakili bagaimana yang bjr rasakan saat menggunakan oli seharga 68 ribu ini. Uenak karena memang oli pft rasanya dapat bekerja sebagaimana mestinya. Awet sudah pasti long drain,  lah gimana nggak longdrain brosis lah wong saat bjr menulis artikel ini jarak tempuh oli sudah 2500 km lebih sedikit.

Harga Motor Sport Bekas Ini Tak Lebih Mahal Dari Matic Entry Level



Halo Brosis
Bagi sebagian orang motor bekas memang bukan sebuah pilihan, akan tetapi kalau dana memang pas-pasan tidak ada salahnya memang untuk melirik motor bekas, daripada beli baru tapi kredit, mending bekas tapi cash biar gak puyeng mikirin angsuran tiap bulannya.
Begitu juga motor sport bekas, meski tidak setenar atau selaris motor matic, akan tetapi (setidaknya), motor sport bekas masih lebih mendingan dibanding motor bebek yang saat ini perlahan mulai tenggelam pamornya. Terlebih saat ini harga motor baru khususnya motor batangan sudah melambung tinggi, hampir semuanya di atas 20 jutaan, hanya honda verza saja yang tetap murah, bahkan lebih murah dibanding matic 150 cc sekalipun, hehehe.

Filter Oli Verza, Cuma Perlu Dibersihkan



Halo Brosis
Agak lucu memang, saat beberapa waktu lalu inden bosh arm yang sampai saat ini belum datang pesanannya, ada kejadian unik, saat menunggu admin bengkel ahass mengecek kode part bosh arm , tiba-tiba saja ada pelanggan datang menanyakan sesuatu.
“mas ada filter oli verza” ujarnya menanyakan kepada admin, sambil jemari tangan kanannya membentuk lingkaran seperti bentuk filter oli (model kertas bulat)
Bjr sih langsung “nahan tawa” saja lah gimana nggak nguyu filter oli verza? Memang bener mau beli nih orang ?.
Untung saja adminnya langsung tanggap “filter oli verza gak ada pak, bisa inden” jawaban singkat dan jelas ora salah nih admin.

Bagian Honda New Supra X 125 Fi Yang Tampak (Downgrade)



Halo Brosis
Dibandingkan jaman dulu, motor sekarang bisa dikata lebih cakep-cakep secara penampilan, kalau dulu paling garis desain motor sederhana minim lekukan, bahkan cenderung kaku. Tapi sekarang desain macam itu kurang diminati, malah sekarang motor pada lancip-lancip desainnya, dengan sudut-sudut tegas.
Iseng- iseng ketika bjr sambang sekaligus dolan di rumah teman, eh pandangan tak luput dari motor new supra x 125, bukan motor baru sih, tapi tetap menarik bagi bjr, karena motor gen supra sudah familiar buat bjr, lah gimana nggak familiar wong di rumah ada supra 100, belum lagi temen2 bjr buanyak yang punya, pun saat kuliah banyak juga teman bjr yang pakai tuh motor supra, bener2 raja bebek.

Kubikasi Mesin Lebih Besar, Cara Praktis Yamaha Hadapi Honda




Halo Brosis
Bulan lalu pecinta roda dua tanah air di hebohkan oleh Yamaha R15, selain desainnya yang benar-benar all new dan banyak di sukai, mesinnya juga baru juga, meski tetap SOHC tapi sudah pakai VVA seperti layaknya Nmax. Kubikasinya pun naik menjadi 155 cc, naik 5 cc lebih dari sebelumnya 149, sekian.
Banyak yang menyayangkan membengkaknya cc di r15 v3, dari yang tidak bisa ikut balap 150 cc, lalu ada juga belum siapnya yamaha dengan engine dohc 150 cc- nya. Thats its itu semua memang benar adanya tapi kenyataan sebenarnya yamaha memilih jalan praktis dan strategi pembengkak an cc di yamaha r 15 v3 bukanlah sesuatu strategi yang baru di lakukan yamaha.
Ya setidaknya sudah dari jaman jebot yamaha sudah menghindari head to head dengan kompetitornya honda terutama (atau ahm , hehehe). Sejak jaman honda keukeh (kekeh) dengan 4 tak-nya yamaha dengan 2 tak-nya. Sampai memasuki tahun milenium 2000, yamaha akhirnya menyerah, dan mulai meninggalkan mesin 2 tak.

Melepas Penat Di Tlogo Sewu Pandaan



Halo Brosis
Jengah dengan hiruk piruk kehidupan perkotaan, renang adalah salah satu solusinya, ya memang itu hampir menjadi rutinitas bjr yaitu renang, minimal sejak bulan lalu sebulan 2 kali renang, tentu saja selain olahraga juga menjaga agar badan ini tak overdosis amat.
Tapi masalahnya kalau renang di tempat bjr itu susah, "loh katanya sidoarjo banyak kolam renang,?" iya banyak, tapi yang seger banget gak ada, karena memang untuk mendapat dan menjaga kualitas air kolam renang ya di campur kaporit, bahaya sih enggak tapi agak gimana gitu di kulit dan mata.
Setelah sibuk mencari kolam renang bebas/minim kaporit akhirnya bjr nemu di Tlogo Sewu. Ya wisata pemandian di kawasan Pandaan desa Durensewu, dari tempat tinggal bjr (Sidoarjo) kurang lebih 30 km- an. Untuk menuju ke tlogo sewu tidak sulit, dari arah Surabaya bisa lewat taman dayu, atau putar balik setelah melewati pom bensin di jalan  kemudian berbelok ke arah barat.

Komstir Motor Honda, Bisa Saling Substitusi




Halo Brosis
Komstir di sepeda motor merupakan salah satu komponen yang sangat mempengaruhi kenyamanan berkendara. Memang letaknya tersembunyi di bawah stang kemudi, jadi tidak banyak orang/ pengendara awam tahu. Si part bernama "komstir" ini punya cara khusus untuk kenalan dengan pengendara yaitu saat stang/stir motor terasa berat/ oleng/ oblak, kalau sudah begini kebanyakan mekanik pasti bilang “komstirnya kena”.
Memang komstir atau bahasa bengkelnya “cones/ kones" ini tidak manja-manja amat, paling normal setelah motor berusia 2 tahun / atau kisaran 20 sampai 30 ribuan km (bergantung pemakaian), si komstir baru minta perhatian lebih ke pengendara.
Tak terkecuali bjr yang sejak dahulu mainan motor sudah hampir tiap motor yang ada di rumah selalu “komstirnya minta jajan/ ganti”, hehehe.

Si “Ve” Sudah 50000 Km




Halo Brosis
Si “Ve” bukan veranda tapi verza, tepat kemarin lusa angka di odometernya sudah menunjukkan angka 50000 di usia hampir 4 tahun. Tergolong masih standart, atau malah jauh dibanding si beat yang saat ini sudah 90 ribu. Si verza memang motor harian bjr sejak 3 tahun lalu, menggantikan si beat dan mx yang saat ini juga “masih” di pakai.
50000 memang sudah kemana saja sih ? memang gak sampai digunakan ke luar negeri sih ini motor, bukan karena ridernya gak berani tapi memang ridernya gak gablek duit, hehehe. Alhasil si ve sudah sampai di sini-sini saja.

Ganti Disc Pad Federal, Bersihkan Kaliper Plus Kuras Minyak Rem Honda Verza




Halo Brosis
Akibat dari pemilihan yang bisa dikatakan (kurang tepat), maka bjr putuskan untuk kembali ke disc pad langganan yaitu merk “federal” keluaran astra otoparts, ya discpad yang sudah 2 kali bjr pakai ini memang sangat value, reviewnya bisa brosis disini.
Setelah ke toko membeli disc pad federal seharga 19 ribu, bjr lalu pasang, niat ke bengkel akan tetapi bengkel langganan di hari jum’at tutup, akhirnya bjr putuskan pasang sendiri di rumah.
Ubek2 perkakas, akhirnya nemu juga kunci bintang untuk membuka kaliper, saat hendak memasang, dan melengserkan discpad yamagata yang seret, ternyata rem depan kerjanya menjadi tak maksimal, setelah mengamati dengan seksama ternyata piston rem galau.
Ha galau ? ya bisa keluar nekan disc pad tapi nggak mau balik lagi, hehehe, oalah niat awal Cuma ganti discpad tapi merambat juga. Dengan modal tekad membara bjr putuskan bersihkan kaliper.
Langkah pertama setelah lepas kaliper kemudian tekan tuas rem hingga piston rem keluar, tapi hati2 pasti akan muncrat minyak rem. Dan setelah piston rem terlepas maka tersangka utama memang piston yang bagian dalamnya kotor menjadikannya bisa nekan ogah balik.

Oli Meditran Sx di Yamaha Jupiter Mx 135, Mantaf



si item

Halo Brosis
Selamat hari libur brosis, kebetulan hari ini bjr ada waktu senggang untuk merawat (kembali) motor yang sedikit agak terlantar, yaitu si jupiter mx hitam. Motor yang telah menemani (ciyee, hehehe) bjr selama hampir 10 tahun ini adalah secondary motor bagi bjr di rumah.
Memang intensitas berkendara dengan mx kini tak sesering verza yang memang merupakan motor utama bjr saat ini. Treatment untuk mx kali ini ringan2 saja, sedikit di bersihkan bodynya, dan bjr putuskan pakai knalpot standart, menggantikan knalpot brong yang setahun ini bjr pakai.
Kemudian box filter kembali bjr pasang, dan yang terakhir ganti oli, saatnya nyesat, oli terakhir yang bjr pakai yaitu evalube runner 4t yang peformanya biasa2 saja. kebetulan bjr punya seliter olcur (oli curah) yang bjr beli beberapa hari sebelumnya, oli hdeo meditran sx.

Review Kampas Rem Yamagata, Ngigiit Sih Tapi




Halo Brosis
Masih lanjutan dari disc pad sebelumnya yaitu vital, setelah memang di rasa disc pad tersebut bjr rasa kurang mumpuni, kemudian bjr cari alternatif disc pad merk lain original ahm ? nanti duluh dah, dengan budget 45 ribuan bjr rasa bisa dapat lebih dari sekadar disc pad merk geniune pabrikan.
Secara kebetulan atau memang rejeki, niat mau beli, eh teman lama bjr yang sudah lama gak ketemu tiba2 nawari disc pad nganggur katanya sih sisa part motornya dulu yaitu tiger, dan bjr yang di tawari (apalagi gratisan), hehehe, tentu saja sungkan untuk menolak.
Ternyata disc pad nya merk yamagata for megapro/tiger yang memiliki kesamaan. Setelah ngobrol singkat2 dan tentu saja tak lupa bjr ucapkan “terima kasih” langsung dah bjr pasang hari itu juga, gak pake lama.
Secara fisik eh gonjreng banget nih disc pad warnanya kuning emas, sedikit timpang dengan warna kaliper yang hitam glosy. Secara tampilan nih dis pad boleh bener, sama gantengnya dengan disc pad keluaran indopart yang bewarna merah terang. Inilah kali kedua bjr pakai disc pad yang besinya dudukan kampasnya warnanya gonjreng setelah beberapa tahun lalu pakai indopart di jupiter mx, tapi sedikit berbeda disc pad yamagata  ini baik besi maupun kampasnya warnanya senada kuning emas.