Servis, Beli Sparepart Plus Pasang di Bengkel Resmi Bikin Tekor


Halo Brosis
Sedang asyik facebook-an ria sembari menunggu adzan subuh, eh ternyata ada sesuatu hal yang menarik yang di replay teman saya sewaktu sma. Setelah baca rasanya kok “miris”.
Postingan yang di reply teman sekolah saya ini adalah curhatan atau kalau bisa di bilang “keluhan” mengenai pengalaman servis dan ganti sparepart di salah satu bengkel resmi sebut saja bengkel resmi tersebut “ahass”.
Dalam postingan tersebut ia mengeluhkan mengenai biaya yang mahal, tak lupa ia juga melampirkan rincian biaya yang di tulis tangan pada kertas yang “sepertinya” nota pembayaran tersebut.
 isi “jajan” motornya adalah berikut
Vanbelt 173
Pasang vanbelt 50
Kampas rem depan 51
Kampas rem Belakang 46,5
Ban depan 189
Ban belakang 217
Pasang ban dan rem 60
Tune up 60
Intake 15
Injector 15
Total 877
What the f** 877 ribu saat saya amati jumlah total keseluruhan, seumur-umur pelihara motor dalam sekali waktu saya belum pernah menyentuh angka setinggi itu. Okeh saya coba analisis dan komentari.

New Honda Verza, Akankah Seperti Ini Atau Itu



Halo Brosis
Semenjak di luncurkan di awal tahun 2013 tidak ada ubahan berarti yang di lakukan oleh ahm terhadap honda verza, sampai tahun keempat (tahun ini) hanya penyegaran striping dan warna, plus perubahan warna shock belakang plus cover knalpot.

Berbeda dengan cb150r yang sudah mengalami major facelift tahun 2015 lalu, verza sejauh ini minim sekali ubahan, tentu bukan sesuatu yang negatif atau ada yang menyebut verza sebagai anak tiri. Tapi bukan begitu sebenarnya akan tetapi lebih ke arah sebagai “anak kedua” di bawah cb150r.

Selain itu awetnya verza sampai tahun keempat tanpa sentuhan facelift menurut bjr pribadi karena memang verza “disukai” bikers dan memang tergolong minim masalah. Soal desain memang tidak semua orang suka atau memang mau amannya “sesuai selera dan sederhana”, bukan yang terbaik memang tapi tidak malu-maluin.

Akhirnya Menetap Pakai Oli Fastron Techno


Halo Brosis

Akhirnya waktu ganti oli kini resmi bisa mencapai di atas 3000 km, yap oli prima xp 10w-40 API SM yang awal bulan lalu bjr posting menuju long drain akhirnya saya ganti. Tepatnya di km 33xx (kurang lebihnya), sebenarnya masih bisa lebih lama beberapa ratus km lagi, akan tetapi sekalian ganti oli supra jadi sekalian saja di ganti, hehehe.

Saat saya droptest oli prima xp ternyata hanya SEDIKIT sekali penguapannya, bisa brosis tengok di gambar dimana saya menuang oli bekas prima xp ke dalam botol pft, dan hasilnya hampir sedikit sekali tingkat penguapannya, dan volume oli nyaris 1 Liter penuh, mungkin hanya menguap kurang lebih 20-30 ml saja.

Angka itu bagi saya tergolong fantastis padahal selama kurang lebih 3 bulan pemakaian menempuh 33oo sekian km di cuaca panas perkotaan plus sesekali saya gunakan keluar kota ternyata oli hanya berkurang sekian ml saja, bahkan oli msx atau pft sekalipun dengan jarak tempuh hanya 2000-2500 km susut sekitar 75-100 ml. Ini menandakan soal durability dan ketahanan panas oli prima xp 10w-40 API SM sangat baik.