Ganti Kampas Kopling Verza Pakai GL Series

kampas kopling gl
5 Ganti semua
Halo Sob
Sejak pergantian kampas kopling pada akhir tahun lalu memang peforma honda verza kembali ke sedia kala, memang tidak seperti saat muda, tapi setidaknya lebih baik. Pada saat itu saya mengganti kampas kopling verza dengan honda grand, lebih hemat sudah pasti akan tetapi selang beberapa bulan masalah mulai timbul, yaitu peforma menurun.

 Masalah peforma menurun karena transfer tenaga pada gigi 4 yang loyo adalah bjr alami, dan ini sudah saya rasakan dan tulis pada review final gear 15-41 beberapa waktu yang lalu. Selidik punya selidik dugaan saya mengarah pada 1 kampas kopling verza yang habis, mengingat saat ganti kampas kopling lalu saya hanya mengganti 4 dari seharusnya 5 kampas kopling.


Pertama tentu tebus kampas kopling baru, kali ini saya pakai punya gl series yang jumlahnya 5 biji, memang sebelumnya banyak saran dari teman maupun montir kalau ganti kampas kopling sebaiknya satu set atau semuanya agar habisnya merata ya mirip ganti gear set roda yang satu set.


Keesokan harinya saya tebus kampas kopling GL series seharga 90 rbu rupiah, sebenarnya kampas kopling ini sama saa dengan punya grand/ supra 100 akan tetapi dengan jumlah 5 buah besar semua.
Daleman Bersih Peforma Pulih Kembali


Langsung menuju ke bengkel langganan, lepas baut2 calter kopling plus stater kaki, lalu getok perlahan dan taraaa ternyata daleman mesin sangat kinclong sekali lebih bersih saat bongkar pertama kali Desember tahun lalu, istilahnya kali ini daleman crankcase sebelah kanan lebih kinclong efek oli kah ?
kopling honda verza
kinclong tanpa ampun
Mungkin iya,  karena riwayat oli setelah ganti kampas kopling akhir tahun lalu adalah MSX-Fastron Techno- Prima XP- dan Fastron Techno  total jarak tempuh sekitar 11 ribuan kilometer tentu saja setelah mengalami flushing pertama dan fuel dilution di pemakaian kedua, jadi rata-rata ganti oli di 290-3000 km, fastron techno ini saja masih jalan 2000 an km dan masih enak, tapi berhubung ganti kampas kopling jadi harus sedikit mengalah membuang oli.

“bahkan montir bengkel sampai heran, daleman crankcase kanan mesin kok tetap kinclong, bahkan lebih kinclong dibanding saat membongkar 8 bulan lalu, hehehe”
Setelah rumah kopling dilepas, lalu bjr amati dan raba ternyata memang benar satu kampas kopling bawaan verza terasa tipis dan “hampir” mencapai batas maksimalnya, dibanding kampas grand yang baru berumur 8 bulanan yang lebih tebal. Kemudian langsung saja pasang kampas kopling baru di selang-seling dengan plat kopling.

kampas kopling direndam oli
cukup celup pakai oli

Sebelum di pasang terlebih dahulu kampas kopling di oles atau di celup oli terlebih dahulu, hal ini untuk mengurangi gesekan secara berlebihan saat pertama kali di pakai. Ada yang menyarankan di rendam semalam, akan tetapi saya cukup mencelup kampas kopling kurang lebih semenitan dan pastinya pastikan kampas kopling tidak dalam kondisi kering saat pemakaiannya.

nomor angka di kampas kopling
perhatikan bagian yang ada nomornya hadap ke luar

Tapi ada juga yang perlu di perhatikan adalah letak kampas kopling pada bagian yang ada nomornya menghadap ke depan semua, dan ini perlu diperhatikan karena pada pemasangan sebelumnya 1 kampas kopling salah menghadap ke dalam pada bagian yang ada nomornya. Mengapa menghadap ke depan/ luar karena ketebalan antara yang ada dan tidak ada nomornya berbeda, dan jika pemasangan salah bisa mengakibatkan kampas kopling lebih cepat habis.

Setelah semua terpasang rakit kembali seperti semula, dan reviewnya sudah pasti akselerasi kembali nampol pada tiap giginya, tidak ada lagi gejala miss/slip setiap perpindahan gigi. Oh iya kali ini hanya ganti kampas kopling saya tidak mengganti plat kopling maupun per kopling karena setelah di cek kondisi masih bagus.

So bisa diambil pelajaran jika mengganti kampas kopling sebaiknya diganti semuanya, tentu tidak semua kampas kopling habisnya merata antara satu dengan lainnya, tetapi setidaknya seiring pemakaian kampas kopling lama yang ada di antara kampas kopling baru akan kalah secara umur dan durability, so dari pada bongkar 2 kali seperti bjr, labih baik diganti semua kan.

Semoga Bermanfaat



No comments:

Post a Comment